Wednesday, January 6, 2016

Analisis Film The Three Faces Of Eve

Valentina || 705130080
Analisis Film The Three Faces of Eve
      The Three Faces of Eve merupakan salah satu film yang diadaptasi dari kasus nyata yang ditulis dalam sebuah buku psikiatri Corbett H. Thigpen dan Hervey M. Cleckley. Film yang di sutradarai oleh Nunnally Jhonson ini menceritakan mengenai kisah nyata dari Chris Costner Sizemore yang merupakan seorang pasien dengan multiple personality atau lebih dikenal dengan DID (Dissociative Identity Disorder). Pada kesempatan ini, saya akan menganalisa kasus DID yang dialami Chris melalui peran yang dimainkan oleh Joanne Woodward dalam film The three Faces of Eve.
      Pada buku Brain and Behavior: An Introduce to Biological Psychology, Garret menyatakan bahwa seseorang dengan DID akan melakukan peralihan kepribadian pada consciousness dengan merubah prilakunya. Sebagaimana gambaran yang terlihat pada diri Eve White yang datang menemui psikiatrinya, Eve White yang merupakan kepribadian yang tenang dan pemalu seketika berubah menjadi Eve Black dengan kepribadian yang lebih bersemangat dan terlihat nakal, serta munculnya identitas kepribadian lainnya yang dinamakan jane pada sesi konsultasi selanjutnya.
      Menurut DSM IV TR seorang pasien dengan DID memiliki kriteria sebagai berikut: (a) memiliki dua atau lebih kepribadian atau identitas, (b) Sekurang-kurangnya dua kepribadian mengendalikan perilaku secara berulang, (c) ketidakmampuan mengingat informasi pribadi yang penting. Pada film Three faces of Eve diceritakan bahwa Eve White dan Eve Black sering kali muncul bergantian dan mendominasi tubuh Eve. Selain itu Eve White juga tidak pernah menyadari keberadaan Eve Black sampai ia memutuskan untuk melakukan konsultasi dan ternyata munculah Eve black yang mengetahui eksistensi Eve White dan kemudian munculah Jane yang merupakan identitas lain tanpa kenangan masa lalu namun menyadari eksistensi kedua Eve pada dirinya.
      Kemunculan identitas-identitas tersebut tidak secara bersamaan, melainkan mendominasi di suatu waktu tertentu dan sering kali identitas lainnya tidak mengenali atau tidak memiliki ingatan atas identitas lainnya. Seperti Eve White yang tidak mengetahui apa yang diperbuat Eve Black atas dirinya. Serta Eve White dan Eve Black yang tidak menyadari adanya identitas lainnya yang lebih tenang dan stabil bernamakan Jane.
      Dale & others (2009)  yang dikutip dalam King menyatakan bahwa DID merupakan suatu kondisi satu identitas akan terlihat mendominasi disuatu waktu tertentu dan identitas lain akan datang diwaktu lainnya dan hal tersebut terjadi pada satu tubuh yang sama dan sering kali identitas-identitas tersebut tidak memiliki ingatan atas identitas lainnya.
      Menurut Scrappo yang dikutip dalam Davison, G.C., et all dalam buku Psikologi Abnormal, DID biasanya disertai dengan sakit kepala, penyalahgunaan zat, fobia, halusinasi, upaya bunuh diri, disfungsi seksual, prilaku melukai diri sendiri dan juga simtom-simtom disosiatif lain seperti amnesia dan depersonalisasi. Layaknya yang diceritakan film ini, tokoh Eve White sering kali mengeluh mengalami sakit kepala yang sangat hebat dan juga identitas Jane yang tidak memiliki ingatan masa lalunya sehingga hal tersebut menegaskan bahwa prilaku tersebut merupakan sebagian dari simtom-simtom DID yang sering terjadi.
      Davison, G.C., et all (2006) mengungkapkan bahwa DID disebabkan oleh suatu kenangan traumatik yang dilupakan atau didissosiasikan yang akhirnya membentuk suatu identitas baru untuk mengatasi trauma tersebut. Sementara Akyuz dan Dogan (2007) yang dikutip dalam King menyatakan jika DID disebabkan karena kekerasan fisik ataupun pelecehan sexual yang dialami pada masa kanak-kanak.
      Sosok Jane yang tiba-tiba mengingat kejadian masa kanak-kanaknya pada salah satu waktu konseling menceritakan bahwa pada waktu kecil saat menghadiri upacara pemakaman neneknya, ibunya memaksa ia untuk menyentuh jenazah neneknya untuk terakhir kalinya. Jane yang memang memiliki ketakutan terhadap prilaku neneknya akhirnya menangis dan menjerit ketakutan dan hal tersebut menimpulkan trauma yang mendalam dan ia berusaha menekan ingatan tersebut kedalam alam bawah sadarnya untuk dilupakan. Pada sesi konseling tersebut Jane menceritakan bahwa mulai sejak saat itu ia merasakan ada yang berbeda dalam dirinya dan ia berhasil menemukan kepingan kejadian yang menjadi faktor ia mengalami multiple identity ini.
       Selain memberikan gambaran mengenai ciri-ciri Dissociative Identity Disorder film The Three Faces of Eve juga memnerikan gambaran treatment yang digunakan terapis dalam menangani DID. Pada buku Psikologi Abnormal, Davison, G.C., et all menuliskan bahwa treatment treatment yang sering kali digunakan untuk menangani kasus DID adalah terapi psikoanalisis. Terapi psikoanalis merupakan terapi yang berpusat pada diri pasien dan berhubungan dengan kejadian-kejadian yang pernah dialami pasien. Seperti yang dilakukan oleh terapis Eve yang melakukan hipnotis pada diri Eve untuk mencari tahu masa lalu Eve hingga ia berhasil mengetahui menemukan kejadian traumatik yang menjadi faktor munculnya DID pada dirinya.





Friday, December 13, 2013

Something Happen For a Reason.




Sometimes people come into your life and you know right away that they were meant to be there. They serve some sort of purpose, teach you a lesson or help figure out who you are or who you want to become. You never know who these people. Maybe your parent, teacher, loved, friend, or another. When you lock eyes with them, you know that very moment that they will affect your life in some profound way. And sometimes things happen to you and at the same time they seem horrible, painful, and unfair but in reflection you realize that without. Without overcoming thoas obstacles you would never have realized your potential, strength, will power of heart.
Everything happens for a reason. Nothing happens by chance or by means of good or bad luck. Illness, injury, love, lost moment, or true greatness and sheer stupidity all occur to test the limit of the soul. Without these small test, if they be events, illnesses, life would be like a smooth paved, straight, flat road to nowhere. Safe and comfortable but dull and utterly pointless. The people you meet who affect your life and successes and downfalls you experience, they are the ones who create who you are. If someone hurts you, betrays you, or break your hearts, forgive them because they helped you learn about trust. If someone loves you, love them back unconditionally, not only because they love you, but because they are teaching you how to love. Make everyday count. Appreciate every momeny and take from it everything that u possibly can, for u may never be able to experience it again. You can make of your life anything you wish. Create your own life and then go out and live it.

Kepribadian Berdasarkan Golongan Darah

Setiap golongan darah dari setiap orang memiliki karakter yang berbeda -beda, di bawah ini adalah uraian mengenai kepribadian berdasarkan golongan darah:

Golongan darah A
Biasanya orang yang bergolongan darah A ini berkepala dingin, serius, sabar dan kalem atau cool, bahasa kerennya.Orang yang bergolongan darah A ini mempunyai karakter yang tegas, bisa di andalkan dan dipercaya namun keras kepala. Sebelum melakukan sesuatu mereka memikirkannya terlebih dahulu. Dan merencanakan segala sesuatunya secara matang. Mereka mengerjakan segalanya dengan sungguh-sungguh dan secara konsisten. Mereka berusaha membuat diri mereka se wajar dan ideal mungkin. Mereke bisa kelihatan menyendiri dan jauh dari orang-orang. mereka mencoba menekan perasaan mereka dan karena sering melakukannya mereka terlihat tegar. Meskipun sebenarnya mereka mempunya sisi yang lembek seperti gugup dan lain sebagainya. Mereka cenderung keras terhadap orang-orang yang tidak sependapat. Makanya mereka cenderung berada di sekitar orang-orang yang ber’temperamen’ sama.
Golongan darah B
Orang yang bergolongan darah B ini cenderung penasaran dan tertarik terhadap segalanya. Mereka juga cenderung mempunyai terlalu banyak kegemaran dan hobby. Kalau sedang suka dengan sesuatu biasanya mereka menggebu-gebu namun cepat juga bosan. Tapi biasanya mereka bisa memilih mana yang lebih penting dari sekian banyak hal yang di kerjakannya. Mereka cenderung ingin menjadi nomor satu dalam berbagai hal ketimbang hanya dianggap rata-rata. Dan biasanya mereka cenderung melalaikan sesuatu jika terfokus dengan kesibukan yang lain. Dengan kata lain, mereka tidak bisa mengerjakan sesuatu secara berbarengan. Mereka dari luar terlihat cemerlang, riang, bersemangat dan antusias. Namun sebenarnya hal itu semua sama sekali berbeda dengan yang ada didalam diri mereka. Mereka bisa dikatakan sebagai orang yang tidak ingin bergaul dengan banyak orang.
Golongan darah O
Orang yang bergolongan darah O, mereka ini biasanya berperan dalam menciptakan gairah untuk suatu grup. Dan berperan dalam menciptakan suatu keharmonisan diantara para anggota grup tersebut. Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksakan sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi sesuatu sehingga mereka kelihatan selalu riang, damai dan tidak punya masalah sama sekali. Tapi kalau tidak tahan, mereka pasti akan mencari tempat atau orang untuk curhat (tempat mengadu). Mereka biasanya pemurah (baik hati), senang berbuat kebajikan. Mereka dermawan dan tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk orang lain. Mereka biasanya di cintai oleh semua orang, “loved by all”. Tapi mereka sebenarnya keras kepala juga, dan secara rahasia mempunyai pendapatnya sendiri tentang berbagai hal. Dilain pihak, mereka sangat fleksibel dan sangat mudah menerima hal-hal yang baru. Mereka cenderung mudah di pengaruhi oleh orang lain dan oleh apa yang mereka lihat dari TV. Mereka terlihat berkepala dingin dan terpercaya tapi mereka sering tergelincir dan membuat kesalahan yang besar karena kurang berhati-hati. Tapi hal itu yang menyebabkan orang yang bergolongan darah O ini di cintai.
Golongan darah AB
Orang yang bergolongan darah AB ini mempunyai perasaan yang sensitif, lembut. Mereka penuh perhatian dengan perasaan orang lain dan selalu menghadapi orang lain dengan kepedulian serta kehati-hatian. Disamping itu mereka keras dengan diri mereka sendiri juga dengan orang-orang yang dekat dengannya. Mereka jadi cenderung kelihatan mempunyai dua kepribadian. Mereka sering menjadi orang yang sentimen dan memikirkan sesuatu terlalu dalam. Mereka mempunyai banyak teman, tapi mereka membutuhkan waktu untuk menyendiri untuk memikirkan persoalan-persoalan mereka.
SIFAT SECARA UMUM
Yg paling gampang ngaret soal waktu
1. B (krn santai)
2. O (krn terlalu lama berkaca/flamboyan)
3. AB (krn mudah mengganti program)
4. A (krn kurang disiplin)

Yg paling bisa dipercaya
1. A (krn konsisten dan taat hukum)
2.O (demi menjaga balance)
3 B (demi kenikmatan hidup)
4 AB (mudah ganti frame of reference)

Yg paling disukai utk jadi teman
1.O (orangnya sportif)
2.A (selalu on time dan persis)
3.AB (kreatif)
4.B (tergantung mood)

Kebalikannya, teman yg paling disebelin/tidak disukai
1.B (egois, easy come easy go, maunya sendiri)
2.AB (standard aj)
3.A (terlalu taat )
4.O (sulit mengalah tp setia)

OTAK DAN KEMAMPUAN
Yg paling mudah tersesat
1.B
2.A
3.O
4.AB

Yg paling banyak meraih medali di olimpiade olah raga
1. O (jago olah raga)
2. A (persis dan matematis)
3. B (tak terpengaruh pressure dari sekitar. Hampir seluruh atlet judo, renang dan gulat jepang bergoldar B)
4. AB (alergi pada setiap jenis olah raga)

Yg paling banyak jadi direktur dan pemimpin
1 O (krn berjiwa leadership dan problem-solver)
2 A (krn berpribadi “minute” dan teliti)
3 B (krn sensitif dan mudah ambil keputusan)
4 AB (krn kreatif dan suka ambil resiko)

Yg jadi PM jepang rata2 bergolongan darah
1. O (berjiwa pemimpin)
Mahasiswa Tokyo Univ pada umumnya bergol darah : B
Yg paling gampang nabung
1. A (suka menghitung bunga bank)
2. O (suka melihat prospek)
3. AB (menabung krn punya proyek)
4. B (baru menabung kalau punya uang banyak)

Yg paling kuat ingatannya
1. O
2. AB
3. A
4. B

Yg paling cocok jadi MC
1. A (kaya planner berjalan) KESEHATAN

Yg paling panjang umur
1. O (gak gampang stress, antibodynya paling yahud!)
2. A (hidup teratur)
3. B (mudah cari kompensasi stress)
4. AB (amburadul)

Yg paling gampang gendut
1. O (nafsu makan besar, makannya cepet lagi)
2. B (makannya lama, nambah terus, dan lagi suka makanan enak)
3. A (hanya makan apa yg ada di piring, terpengaruh program diet)
4. AB (Makan tergantung mood, mudah kena anorexia)
Paling gampang digigit nyamuk O (darahnya manis)
Yg paling gampang flu/demam/batuk/ pilek
1. A (lemah terhadap virus dan pernyakit menular)
2. AB (lemah thd hygiene)
3. O (makan apa saja enak atau nggak enak)
4. B (makan, tidur nggak teratur)

Apa yg dibuat pada acara makan2 di sebuah pesta
1. O (banyak ngambil protein hewani, pokoknya daging2an)
2. A (ngambil yg berimbang. 4 sehat 5 sempurna)
3. B (suka ambil makanan yg banyak kandungan airnya spt soup, soto, bakso dsb)
4. AB (hobby mencicipi semua masakan, “aji mumpung”)

Yg paling cepat botak
1. O
2. B
3. A
4. AB

Yg tidurnya paling nyenyak dan susah dibangunin
1. B (tetap mendengkur meski ada Tsunami)
2. AB (jika lagi mood, sleeping is everything)
3. A (tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum)
4. O (baru tidur kalau benar2 capek dan membutuhkan)

Yg paling cepet tertidur
1. B (paling mudah ngantuk, bahkan sambil berdiripun bisa tertidur)
2. O (Kalau lagi capek dan gak ada kerjaan mudah ngantuk)
3. AB (tergantung kehendak)
4. A (tergantung aturan dan orario)

Penyakit yg mudah menyerang
1. A (stress)
2. B (lemah terhadap virus)
3. O (gangguan pencernaan
4. AB (serangan jantung, mudah kaget)

Apa yg perlu dianjurkan agar tetap sehat
1. A (Krn terlalu perfeksionis maka nyantailah sekali-kali, gak usah terlalu tegang dan serius)
2. B (Krn terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius sedikit, meditasi, main catur)
3. O (Krn daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai, jalan-jalan)
4. AB (Krn gampang capek, maka perlu cari kegiatan yg menyenangkan dan bikin lega)

Yg paling sering kecelakaan lalu lintas (berdasarkan data kepolisian)
1. A
2. B
3. O
4. AB

Heels VS Woman



Karakter Wanita Berdasarkan Sepatu

Karakter dan sifat wanita bisa dilihat dari sepatu yang dia pakai.Sepatu wanita tak hanya membuat mereka terlihat cantik dan bergaya, tapi juga menunjukkan watak seorang wanita.
Hal ini diungkapkan para peneliti asal Perancis yang dikutip dari Sheknows.com. Berikut paparan mereka:

Stiletto 
Wanita yang memilih sepatu dengan model stiletto (memiliki hak tinggi) cenderung ingin menonjol di antara yang lain. Hal itu ia lakukan demi menutupi rasa tidak percaya dirinya. Sepatu model tersebut juga biasa digunakan oleh para wanita yang menyukai tantangan, berani dan memiliki daya tarik seksual.


http://duniaandbiz.files.wordpress.com/2011/07/kitten.jpg?w=179&h=138 
Sepatu kitten heels atau sepatu yang memiliki hak berbentuk paku payung biasanya dipilih oleh wanita yang memiliki kepercayaan diri tinggi, aktif, dan sangat menarik. Mereka ini juga memiliki sifat feminin yang natural.


http://duniaandbiz.files.wordpress.com/2011/07/wedges.jpg?w=150&h=139 
Wanita yang memilih sepatu wedges tinggi adalah wanita kuat dan percaya diri akan pandangan hidupnya. Sedangkan mereka yang memilih sepatu wedges dengan hak rendah biasanya memiliki pribadi yang fleksibel, santai serta menyenangkan.


http://duniaandbiz.files.wordpress.com/2011/07/platform.jpg?w=100&h=100 




Para wanita romantis biasanya memilih sepatu yang memiliki hak tinggi dengan model platform (memiliki penyangga di bagian telapak depan). Wanita bersepatu platform juga memiliki sikap yang praktis dan berusaha keras dalam mencapai tujuannya.
Sedangkan wanita yang memilih sepatu sport memiliki hati yang sangat terbuka dan mudah bergaul. Tapi di sisi lain, mereka juga konservatif dan sulit menerima perubahan