Sinopsis The King’s Speech
Film The King’s Speech mengisahkan
bagaimana seorang raja George VI berusaha untuk menjadi seorang pemimpin yang
diidamkan oleh masyrakat Inggris di kala itu. Raja George VI atau yang lebih
diakrab disapa dengan Bertie, memiliki gangguan dalam berbicara atau gagap.
Situasi pertama dalam film ini mengisahkan tentang
bagaimana Bertie berusaha untuk berpidato di depan orang banyak, namun ternyata
ia tidak dapat membacakan isi naskahnya. Dengan dukungan yang diberikan oleh
sang istri Elisabeth, Bertie mulai melakukan banyak terapis termasuk
menjalankan terapis yang diajukann oleh kerajaan. Tetapi ternyata terapi-terapi
yang dilakukan oleh Bertiepun tidak membuahkan hasil.
Di tengah ketidakpercayaan Bertie, hadirlah tokoh Lionel
yang merupakan seorang kakek tua yang membuka praktek terapi bicara. Sejak saat
Elisabeth berusaha mencari Lionel, disitulah awal dimulainya interaksi antara
calon raja George VI dan Lionel. Pada
awalnya Bertie merasa metode yang dilakukan oleh Lionel hanyalah omong kosong
dan Ia tidak ingin melanjutkannya lagi. Tetapi ternyata, keadaan berubah saat
ayah Bertie meninggal. Edward yang merupakan kakak dari Bertiepun diangkat
menjadi raja, namun karena kebiasaannya yang buruk, berdampak pada keadaan
kerajaan yang tidak baik. Bertie menyadari bahwa sebagai salah satu pewaris
kerajaan, dirinya memiliki tanggung jawab kepada rakyatnya. Sejak saat itu ia
kembali untuk menemui Lionel dan berusaha untuk menjalankan segala terapi
dengan metode yang diberikan oleh Lionel, sampai pada akhirnya Bertie dapat
menyelesaikan pidato pertamanya dengan sempurna.
Analisa Film
Menurut saya, film ini merupakan
salah satu film yang yang menceritakan tentang gangguan dalam berkomunikasi.
Film ini menggunakan konsepsi psikologi humanistik, dimana film ini
menceritakan tentang kemampuan manusia untuk mengembangkan dirinya untuk
mencapai keinginannya. (King, 2013)
Raja
George VI yang memiliki kekurangan dalam melakukan komunikasih, memiliki
keinginan yang kuat untuk menyembuhkan dirinya sehingga ia berusaha dengan
melakukan banyak terapi. Pendekatan humanistik
yang diterapkan oleh Lionel dengan berusaha menjadikan Bertie sebagai
sahabatnya ternyata membawa hasil dan dapat menyembuhkan ‘gagapnya’. Lionel
menganggap Bertie sebagai seorang pribadi yang unik serta memiliki suatu nilai
tersendiri dan kemampuan untuk dapat sembuh dari ‘gagapnya’.
valentina
gak salah film ini jadi juara di oscar Sinopsis Film, Review Film, Resensi Film, Cerita Film
ReplyDelete